Searching...

Popular Posts

Monday, July 15, 2013

Menyikapi Channel

11:26 AM
Kali ini kita akan mencoba menggali bagaimana menyikapi kelemahan channel yang bisa terjadi kapapun. Di kotak putih kita mendapati channel yang sedang berjalan dengan mulus dan valid (minimal 2 titik di upper channel dan 2 titik di lower channel).

Di posisi saat itu, gaya trading yang bisa dilakukan yakni melakukan buy di lower channel atau sell di upper channel atau menunggu breakout untuk melakukan sell.


Kemudian di kotak kecil pertama kita mendapati breakout terjadi dan bersiap melakukan sell. Rintangan EMA 100 sudah berhasil dilewati namun support 2.5680 masih bertahan. Di kotak kecil kedua harga terlihat masuk lagi ke dalam channel (candle bertahan lebih dari 1 setelah masuk kembali di dalam channel).

Bagi yang telah open sell, saat-saat itu resiko stop loss sedang mengintai.


Kemudian harga membentuk higher low baru dan harga kembali merangkak ke arah upper channel (uptrend masih berlanjut). Saat itu, posisi lower channel harus segera disesuaikan.


Swing selanjutnya berhasil membuat channel (yang telah di-adjust) broken disertai retest sehingga broken valid. 

Tips penutup: 
1. umumnya setelah terjadi fakeout di channel (walaupun tidak 100%), harga akan kembali lagi membuat breakout yang sebenarnya.

2. Proyeksi target profit dari breakout adalah lebar channel.

3. Cara menarik trendline/ support/ resistance menggunakan line chart membantu mengurangi potensi fakeout (akibat shadow yang terlalu banyak)


0 comments:

Post a Comment